Rabu, 17 Jun 2026

PRESS RELEASE

Rakerda Forum TBM Sumedang: Dadan Andana, M.Pd. Dorong Penguatan Mindset, Kontribusi Muswil, dan Leg

  • 17 Jun 2026, 09:01 WIB
  • Evi Nursanti Rukmana
  • 5 menit baca
  • 9 kali dibaca
Rakerda Forum TBM Sumedang: Dadan Andana, M.Pd. Dorong Penguatan Mindset, Kontribusi Muswil, dan Leg
17
Jun
26
Komunitas
Bagikan:

SUMEDANG – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Sumedang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) di Gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat literasi. Acara dibuka oleh Rida Fatimah yang bertindak sebagai MC, yang menyampaikan salam serta ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya Rakerda, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Forum TBM, penasihat, serta para pengelola TBM yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


Sebelum rangkaian acara dilanjutkan, untuk kelancaran dan keberkahan kegiatan, Mahdi terlebih dahulu membacakan doa. Suasana menjadi lebih khusyuk, sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian Rakerda dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi penguatan gerakan literasi di Kabupaten Sumedang.


Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Forum TBM Kabupaten Sumedang, Mimin Rusmiati, S.Pd., M.M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerda serta menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang konsolidasi dan penguatan program kerja TBM ke depan.


Ia menegaskan bahwa Rakerda menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan visi, serta merumuskan langkah strategis gerakan literasi di Kabupaten Sumedang. Kehadiran para pegiat literasi dari berbagai wilayah diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan TBM ke depan.


Setelah rangkaian pembukaan, Penasihat Forum TBM Kabupaten Sumedang, Dadan Andana, M.Pd., menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait penguatan gerakan literasi. Ia menekankan pentingnya perubahan mindset dalam pengelolaan Forum TBM agar tidak hanya dipahami sebagai komunitas literasi, tetapi menjadi kekuatan sosial yang mampu mendorong perubahan di berbagai aspek kehidupan masyarakat.


“Forum TBM harus menjadi kekuatan yang bergerak, bukan sekadar wadah berkumpul. Literasi harus berdampak pada perubahan nyata di masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, Dadan juga menyoroti persiapan Kabupaten Sumedang dalam menghadapi Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum TBM Jawa Barat. Menurutnya, Muswil merupakan momentum strategis untuk menyampaikan gagasan dan kontribusi daerah dalam pengembangan gerakan literasi di tingkat provinsi. Ia mengajak seluruh pengurus dan pegiat literasi untuk merumuskan secara bersama ide-ide yang akan diperjuangkan dalam forum tersebut.


“Yang perlu kita pikirkan adalah apa yang akan kita bawa dalam Muswil. Sumedang harus hadir dengan gagasan yang jelas dan bermanfaat bagi pengembangan literasi,” tegasnya.


Sebagai langkah awal yang strategis, Dadan juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan Forum TBM Kabupaten Sumedang melalui pembuatan Akta Notaris. Menurutnya, legalitas organisasi menjadi fondasi penting untuk memperkuat eksistensi, meningkatkan kredibilitas, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.


Ia juga menambahkan bahwa Forum TBM Sumedang selama ini telah banyak berperan dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang literasi dan pengembangan perpustakaan, termasuk kontribusinya dalam penguatan Perpustakaan Daerah Sumedang agar menjadi lebih representatif.


Selain itu, forum ini juga telah melahirkan sejumlah sumber daya manusia yang berkompeten di bidang literasi dan kepenulisan. Dari lingkungan Forum TBM muncul pegiat seperti Kang Ipul, Kang Rohman, Teh Lia Maharani, Teh Melani, dan Pasha. Forum ini juga menjadi ruang tumbuh bagi penulis muda, termasuk penulis novel Zalfa, yang telah berkarya dan berkiprah di dunia kepenulisan. Kehadiran para figur tersebut menjadi bukti nyata bahwa gerakan literasi TBM Sumedang mampu melahirkan insan kreatif yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pengembangan literasi ke depan.


Dari mereka, Dadan Andana menegaskan harapannya agar para pegiat dan insan literasi tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi Forum TBM Sumedang. Menurutnya, keberhasilan melahirkan sumber daya manusia yang berkompeten harus diiringi dengan keterlibatan aktif dalam memperkuat gerakan literasi di daerah.


Dadan juga berharap Forum TBM ke depan memiliki kemandirian yang lebih kuat, termasuk melalui pengembangan unit usaha di bidang penerbitan yang ditopang dengan legalitas akta notaris lembaga agar memiliki kekuatan hukum yang jelas dan profesional.


“Ke depan kita berharap Forum TBM juga memiliki usaha di bidang penerbitan. Ini penting sebagai bagian dari kemandirian organisasi,” harap Dadan.


Di sisi lain, dalam sesi peserta, muncul pula usulan dari Neneng Hamidah dari Rumah Literasi Alif yang berlokasi di Dusun Parumasan, Desa Paseh Kaler, Kecamatan Paseh. Ia menyampaikan harapannya agar adanya dukungan dari pemerintah setempat terhadap keberadaan lembaga literasi yang dikelolanya, sebagai bagian dari penguatan gerakan literasi di tingkat desa.


Poin penting dalam Rakerda tersebut mengarah pada persiapan menghadapi Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum TBM Jawa Barat, yang disebut-sebut akan menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Sumedang untuk mengusulkan calon Ketua Forum TBM tingkat provinsi. Dalam mekanisme Muswil, setiap kabupaten/kota memiliki satu hak suara yang diwakili oleh Ketua Forum TBM masing-masing daerah.


Dalam pembahasan tersebut, muncul wacana bahwa terdapat dua nama dari Kabupaten Sumedang yang berpotensi untuk diusung. Namun sesuai ketentuan, calon Ketua harus mendapatkan dukungan minimal dari dua kabupaten/kota lain, sehingga diperlukan strategi komunikasi dan bargaining dengan daerah lain.


Meski demikian, dalam Rakerda tersebut belum ada keputusan final terkait siapa yang akan diusulkan secara resmi. Seluruh peserta masih memberikan ruang untuk kajian lebih lanjut dan pertimbangan bersama sebelum penetapan sikap organisasi dilakukan. Bahkan, dari beberapa daerah lain disebutkan sudah mulai melirik figur-figur terbaik dari Sumedang sebagai kandidat potensial. Namun demikian, para peserta masih akan mempertimbangkan secara matang, termasuk melalui musyawarah lanjutan dan pertimbangan spiritual seperti istikharah, sebelum mengambil keputusan akhir.


Di akhir rangkaian kegiatan, Dadan Andana mengajak seluruh pengurus dan pegiat literasi untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan gerakan literasi di Kabupaten Sumedang, sehingga Forum TBM dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial yang lebih luas dan berdampak nyata di tengah masyarakat.

Penulis: Mahdi

Editor: Fachri



Terakhir diperbarui: 17 Jun 2026 09:01 WIB